Langsung ke konten utama

Postingan

Pengelolaan Energi dari Diri Sendiri

Pendahuluan Energi merupakan salah satu kebutuhan utama manusia. Kebutuhan akan energi meliputi berbagai aspek kehidupan manusia. Untuk keperluan transportasi, diperlukan bensin, batu bara, solar, dan sebagainya sebagai sumber energi untuk alat transportasi. Untuk peralatan elektronik, diperlukan energi listrik agar peralatan elektronik senantiasa dapat digunakan. Untuk keperluan memasak, diperlukan gas atau minyak sebagai bahan bakar. Kebutuhan energi tersebut tidak hanya untuk skala rumah tangga tetapi juga untuk kegiatan industri. Oleh karena itu, tersedianya sumber energi yang cukup menjadi hal yang sangat penting. Seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia serta perkembangan teknologi yang pesat, kebutuhan manusia akan energi semakin meningkat. Untuk mengimbangi kenaikan jumlah kebutuhan manusia akan energi diperlukan juga sumber energi yang lebih banyak. Sedangkan, ketersediaan sumber energi yang biasa digunakan oleh manusia saat ini yaitu energi fosil semakin berkura...

Ingat, Tri Dharma !

             Pemandangan yang tidak asing saat melihat mahasiswa pergi ke pelosok-pelosok desa untuk melaksanakan program desa binaan. Bukan sesuatu hal yang aneh saat melihat mahasiswa yang paling tanggap membantu masyarakat yang terkena bencana. Dan bukan pula kenyataan yang tak biasa melihat mahasiswa turun ke jalan untuk berempati pada anak jalanan.                Namun, jarang sekali melihat mahasiswa yang sungguh-sungguh menghayati pendidikannya dan mengamalkan apa yang ia pelajari untuk kemajuan masyarakat. Tak banyak pula mahasiswa yang meneliti dan mencari ide-ide baru untuk pemecahan masalah bangsa Indonesia. Semuanya hanya berorientasi pada ‘dapet kerja setelah lulus’. Tapi semoga pandangan itu tidak benar.   Padahal, ketika mahasiswa dikenalkan dengan jati dirinya sebagai seorang mahasiswa, pasti mahasiswa mengetahui (baca ...

Hanyalah Kenangan

“ Berpisah sudah segalanya . Yang tinggal hanyalah kenangan . Diiring do’a dan air mata . Yang pergi tak kan kembali lagi ” -Rabbani-                     Dia sedang merindukan seseorang. Seseorang yang pernah berkesan dalam hidupnya. Enam tahun yang lalu adalah saat pertama dia bertemu dengan seseorang itu. Dia tak pernah berani mengubah harapan menjadi ambisi karena menurutnya perubahan itu hanya akan menimbulkan sedikit luka dalam hatinya. Namun, sunnatullah memang tak pernah keliru. Ketika ada usaha untuk memiliki, maka apa yang ingin dimiliki menjadi miliknya. Ya, seseorang itu menjadi ‘miliknya’. Ketika itu, sebagaimana manusia lainnya, dia tak pernah tahu bahwa semua akan berakhir seperti ini. Namun dia mengerti bahwa kebahagiaan dunia begitu fana. Dan kini, dia begitu merindukan kehadiran seseorang yang telah hilang selama enam bulan ini. Saat-saat suka...