Langsung ke konten utama

KISAH SI PENSIL & SI PENGHAPUS




Nemu cerita ini di laptop
Semoga menginspirasi

KISAH SI PENSIL & SI PENGHAPUS

Penghapus : "Maafkan aku??untuk apa Pensil?? Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kepadaku..."

Pensil : "Aku minta maaf karena aku telah membuatmu terluka. Setiap kali aku melakukan kesalahan, kamu selalu berada disana untuk menghapusnya. Namun setiap kali kamu membuat kesalahanku lenyap, kamu kehilangan sebagian dari dirimu.
Kamu akan menjadi semakin kecil dan kecil setiap saat..."

Penghapus : "Hal itu memang benar...Namun aku sama sekali tidak merasa keberatan. Kau lihat, aku memang tercipta untuk melakukan hal itu. Diriku tercipta untuk selalu membantumu setiap saat kau melakukan kesalahan. Walaupun suatu hari, aku tahu bahwa aku akan pergi dan kau akan mengganti diriku dengan yang baru.
Aku sungguh bahagia dengan peranku. Jadi tolonglah, kau tak perlu khawatir. Aku tidak suka melihat dirimu bersedih..."

Si Penghapus adalah Orang Tua kita...
Si Pensil adalah diri kita sendiri....

Orang tua akan selalu ada untuk anak-anaknya...
Untuk memperbaiki kesalahan anak-anaknya...

Namun, terkadang, seiring berjalannya waktu...
Orang tua akan terluka dan akan menjadi semakin kecil...
(Bertambah tua dan akhirnya meninggal).
Walaupun anak-anak mereka pada akhirnya akan menemukan seseorang yang baru (Suami atau Istri),
Namun orang tua akan selalu tetap merasa bahagia atas apa yang mereka lakukan terhadap anak-anaknya dan akan selalu merasa tidak suka bila melihat buah hati tercinta mereka merasa khawatir ataupun sedih.

"Hingga saat ini...

Saya masih menjadi Si Pensil...
Hal itu sangat menyakitkan diri saya...
Melihat si penghapus atau orang tua saya semakin bertambah "Kecil" dan "Kecil" seiring berjalannya waktu.

Kelak suatu hari...
Yang tertinggal hanyalah "Serutan" si penghapus
Segala kenangan yang pernah saya lalui dan miliki bersama mereka..."

Kisah ini saya dedikasikan secara khusus kepada orang tua saya dan seluruh orang tua kalian...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Control Valve

Abstrak Resume ini memberikan deskripsi umum mengenai prinsip dasar control valve , cara menentukan besarnya control valve baik untuk fluida cair maupun gas, dan beberapa jenis valve beserta prinsip kerja dan fungsinya. Pendahuluan Kata valve acapkali diterjemahkan menjadi kelep, atau kadang-kadang menjadi katup, dan tidak jarang pula menjadi kerangan. Demi kejelasan teknik, kata valve akan tetap dipertahankan pemakaiannya dalam pembahasan ini. Kerja valve sederhana sekali. Bilamana plug terangkat, fluida akan mengalir dari bagian inlet ke bagian outlet . Hanya saja, fluida proses yang mengalir ini bisa bermacam-macam, dari yang paling bersih sampai yang paling kotor, dari yang tidak korosif sampai yang paling korosif, dari tekanan rendah sampai tekanan tinggi, dari temperatur rendah sampai temperatur tinggi dan seterusnya. Karena kebutuhan proses yang bermacam-macam itulah, ada banyak sekali konstruksi valve. Selain itu, perhatian khusus juga diperlukan pa...

Bahaya Listrik dan Pengamanannya

Nisa Apipah Program Studi Teknik Konversi Energi, Jurusan Teknik Konversi Energi, Politeknik Negeri Bandung, Bandung, Indonesia. Abstrak Resume ini memberikan deskripsi umum mengenai bahaya listrik, dampak sengatan listrik bagi manusia, faktor penentu tingkat bahaya listrik, proses terjadinya sengatan listrik, faktor penenti keseriusan akibat sengatan listrik, kondisi berbahaya yang dapat menimbulkan bahaya listrik, sistem proteksi terhadap bahaya listrik, dan prosedur keselamatan umum terhadap bahaya listrik. Pendahuluan Pada satu sisi, dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, kita sangat membutuhkan daya listrik, namun pada sisi lain, listrik sangat membahayakan keselamatan kita kalau tidak dikelola dengan baik. Sebagian besar orang sudah mengalami/merasakan sengatan listrik. Mulai dari yang hanya terkejut saja sampai dengan yang merasa sangat menderita. Oleh karena itu, untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan, kita perlu meningkatkan kewaspadaan ...

I Miss You,All

Jika kau meliha t orang yang berduka dan menangis di pinggir jalan layang sambil memandangi stasiun dan kerlip lampu di saat tahun baru,itulah aku .Inilah tahun kedua air mata ku mengalahkan derasnya air hujan yang turun di malam tahun baru. Dari pagi hingga pagi lagi. Sekalipun semua orang bersorak-sorak bahagia menyambut tahun baru, aku tetap tak bergeming dengan kesedihan ini .        Masih terpukul dengan kepergianmu setahun yang lalu.Kepergian yang tiba-tiba.Kepergian yang menyisakan duka hingga detik ini.Ingin rasanya aku mengulang waktu,berharap kejadian itu tak pernah terjadi padamu.Ingin rasanya mengubah semua ini.Berharap ini hanya mimpi dan ketika ku terbangun,aku mendapati kau tengah menimang adik bayimu yang lucu dengan senyum khasmu.Namun tentu itu adalah hal yang tak mungkin.Tidak lah itu perlu disesali.Tuhan lebih menyayangimu hingga kau lebih dulu dipanggil. Aku merindukanmu,Teman. Bahkan tak hanya aku,tapi kami semua.Aku,Eva,Ir...